<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pulau Madura &#187; General</title>
	<atom:link href="http://1001-madura.com/category/uncategorized/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://1001-madura.com</link>
	<description>Keunikan, Keindahan dan Sumber Daya Alam yang Terpendam</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jul 2010 14:34:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Legislative Candidate</title>
		<link>http://1001-madura.com/legislative-candidate</link>
		<comments>http://1001-madura.com/legislative-candidate#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 04:19:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Calon DPRD Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Politik di Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Hasil Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Legislative Candidate]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://1001-madura.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Short Message
For Legislative Candidate in Madura
General Election of parliament, DPRD I and DPRD II has been completed safely performed, even though many still lack there here. However, it is reasonable. For the man will never escape, and separated from the lack of it.
 
Written by Junaidi AR
 
Pemilihan umum untuk DPR, DPRD I dan DPRD [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="KonaBody"><h1><span style="color: #ff0000;"><strong>Short Message</strong></span></h1>
<h2><span style="color: #ff0000;"><strong>For Legislative Candidate in Madura</strong></span></h2>
<p align="center"><em>General Election of parliament, DPRD I and DPRD II has been completed safely performed, even though many still lack there here. However, it is reasonable. For the man will never escape, and separated from the lack of it.</em></p>
<p align="center"><em> </em></p>
<p align="center"><em>Written by Junaidi AR</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><a href="http://1001-madura.com/wakil-rakyat">Pemilihan umum</a></strong> untuk DPR, DPRD I dan DPRD II telah selesai dilaksanakan dengan aman, walau masih banyak kekurangan di sana sini. Namun itu adalah wajar. Sebab manusia tidak akan pernah luput dan lepas dari kekurangan tersebut.</p>
<div id="attachment_72" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://weddinginvitations-online.com/modern-wedding-invitations"><img class="size-medium wp-image-72" title="short-massage" src="http://1001-madura.com/wp-content/uploads/2009/04/short-massage-300x273.jpg" alt="Pesan Singkat untuk Caleg" width="300" height="273" /></a><p class="wp-caption-text">Pesan Singkat untuk Caleg</p></div>
<p>Di salin sisi, Pemilu ini menyisakan <strong><a href="http://1001-madura.com/sejarah-madura">banyak problema</a></strong> yang mungin akan sulit untuk dihilangkan. Mulai dari banyaknya <strong><a href="http://1001-madura.com/wakil-rakyat">calon anggota legislative</a></strong> yang stress, gila dan bunuh diri karena meratapi kegagalan yang mereka telan. Belum lagi banyaknya utang piutang yang harus mereka pikul selepas Pemilihan Umum ini.</p>
<p>Kalau kita berandai-andai tentang pengeluaran dan sumber dana yang mereka habiskan untuk kampanye dan (maaf) membeli suara rakyat, mungkin dari dana tersebut kita bisa mengatasi <strong><a href="http://1001-madura.com/wisata-madura">kemisikinan</a></strong> negeri ini minimal 10 % &#8211; 20 % saja, itu kan sudah suatu <strong><a href="http://1001-madura.com/tokoh-madura">perubahan yang signifikan</a></strong>.</p>
<p><em>Seandainya :</em></p>
<p>1.       Dana kampanye tersebut dialokasikan membuka <strong><a href="http://1001-madura.com/orang-madura">lapangan kerja</a></strong>, berapa banyak pengangguran yang bisa diatasi.</p>
<p>2.       Dana kampanye kita pergunakan untuk menyantuni anak yatim, berapa banyak anak yatim yang bisa kita sekolahkan dan kita biayai.</p>
<p>3.       Sumber dana tersebut kita habiskan untuk membangun masjid, mushollah, <strong><a href="http://1001-madura.com/tempat-bersejarah-di-sumenep">tempat-tempat ibadah</a></strong> lainnya, sudah berapa banyak pembangunan tempat ibadah yang molor hingga tahunan terbangun.</p>
<p>4.       Uang kampanya tersebut dialokasikan untuk membantu para korban bencana, baik yang di dalam negeri atau di luar negeri, korban <strong><a href="http://1001-madura.com/adat-istiadat">perang palestina</a></strong> dan lain-lainnya, sudah berapa jiwa yang telah kita selamatkan dan kita bantu.</p>
<p>Dan masih banyak andai-andai lainnya, mungkin para calon anggota legislative yang gagal lebih mengerti dan memahami, betapa bermanfaatnya anggaran <strong><a href="http://1001-madura.com/wakil-rakyat">dana kampanye</a></strong> yang mereka keluarkan untuk kemaslahatan umat, bangsa dan Negara ini.</p>
<p>Yang terpenting dari semua itu adalah, perjuangan, jerih payah dan usaha yang mereka lakukan mempunyai catatan tersendiri di sisi Tuhan. Ini tergantung dari niat awal mereka ketika mendaftar menjadi calon anggota legislative. Apakah mereka Cuma ingin jabatan, kedudukan, <strong><a href="http://1001-madura.com/internet-marketing">gaji yang besar</a></strong>, atau mereka memang benar-benar mau berjuang untuk rakyat. Itu semua hanya hati nurani merekalah yang lebih tahu.</p>
<h2><strong><em><span style="color: #ff0000;">Summary :</span><br />
</em></strong></h2>
<p>Ada sebuah adagium <strong><a href="http://1001-madura.com/orang-madura">masyarakat Madura</a></strong> yang sampai saat ini menjadi pegangan masyarakat <strong><a href="http://1001-madura.com/sejarah-madura">Madura</a></strong> adalah &#8221; <em>Lakoneh lakonah, kennageh kennangah</em>&#8221; antinya : kerjakan apa yang menjadi pekerjaannya dan tempati tempatnya. Jangan pernah berusaha mengerjakan sesuatu yang kita sendiri sulit untuk mengerjakannya, dan menempati tempat dimana kita memang tidak pantas untuk menempati tempat tersebut. <em>Wallahu A&#8217;lam</em>.</p>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://1001-madura.com/legislative-candidate/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wakil Rakyat</title>
		<link>http://1001-madura.com/wakil-rakyat</link>
		<comments>http://1001-madura.com/wakil-rakyat#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 04:17:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Legislatif]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD II Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Rakyat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://1001-madura.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[SURAT BUAT CALON WAKIL RAKYAT
Sebuah Indzar Dari Rakyat Biasa


 
Untukmu yang duduk sambil diskusi
Untukmu yang biasa bersafari
Di sana di gedung DPR
Wakil rakyat kumpulan orang hebat
Bukan kumpulan teman-teman dekat
Apalagi sanak family
Di hati dan lidahmu kami berharap
Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
Jangan ragu jangan takut karang menghadang
Bicaralah yang lantang jangan hanya diam
Di kantong safarimu kami titipkan
Masa depan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="KonaBody"><h1><span style="color: #ff0000;"><strong>SURAT BUAT CALON WAKIL RAKYAT</strong></span></h1>
<h2><span style="color: #ff6600;"><strong>Sebuah Indzar Dari Rakyat Biasa</strong></span></h2>
<p><span style="color: #ff6600;"><strong></strong></span></p>
<p><strong></strong></p>
<p><em> </em></p>
<div id="attachment_56" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-56" title="calon-legislatif1" src="http://1001-madura.com/wp-content/uploads/2009/03/calon-legislatif1-300x150.jpg" alt="calon-legislatif1" width="300" height="150" /><p class="wp-caption-text">partai politik </p></div>
<p><em>Untukmu yang duduk sambil diskusi</em></p>
<p><em>Untukmu yang biasa bersafari</em></p>
<p><em>Di sana di gedung DPR</em></p>
<p><em>Wakil rakyat kumpulan orang hebat</em></p>
<p><em>Bukan kumpulan teman-teman dekat</em></p>
<p><em>Apalagi sanak family</em></p>
<p><em>Di hati dan lidahmu kami berharap</em></p>
<p><em>Suara kami tolong dengar lalu sampaikan</em></p>
<p><em>Jangan ragu jangan takut karang menghadang</em></p>
<p><em>Bicaralah yang lantang jangan hanya diam</em></p>
<p><em>Di kantong safarimu kami titipkan</em></p>
<p><em>Masa depan kami dan negeri ini</em></p>
<p><em>Dari sabang sampai merauke</em></p>
<p><em>Saudara dipilih bukan di lotre</em></p>
<p><em>Meski kami tak kenal siapa saudara</em></p>
<p><em>Kami tak sudi memilih para juara</em></p>
<p><em>Juara diam juara he-eh juara haaaaaa</em></p>
<p><em>Reff.      Wakil rakyat seharusnya merakyat</em></p>
<p><em> Jangan tidur waktu sidang soal rakyat</em></p>
<p><em> Wakil rakyat bukan paduan suara</em></p>
<p><em> Hanya tahu nyanyian lagu setuju</em></p>
<p>Lirik lagu Iwan Fals diatas mungkin tidak asing lagi buat kita, sebagai bentuk sindiran atau mungkin sebagai indzar buat para wakil-wakil kita yang duduk dan akan duduk di Dewan Perwakilan Rakyat.</p>
<p>Bulan depan, para anggota wakil kita akan dipilih dan tentunya akan menjadi perpanjangan lidah rakyat untuk menyampaikan inspirasi, keluhan, ide, dan suara kita di depan <strong><a href="http://1001-madura.com/sejarah-madura">pemerintah</a></strong>. Ini yang tersirat dari lagu &#8220;<em>Surat Buat Wakil Rakyat</em>&#8221; milik Iwan Fals di atas. Sebab, mereka dipilih secara langsung oleh rakyat, atas kehendak rakyat, bukan atas kuasa &#8220;<strong><a href="http://1001-madura.com/orang-madura">money</a></strong>&#8221; yang bisa membeli <strong><a href="http://1001-madura.com/orang-madura">suara rakyat</a></strong>.</p>
<p>Fenomenanya sekarang, semua orang ingin menjadi wakil rakyat. Kayaknya sudah tidak ada lagi lapangan pekerjaan selain menjadi DPR atau DPRD. Coba anda bayangkan, untuk DAPIL II di <strong><a href="http://1001-madura.com/tempat-wisata-di-bangkalan">Kab. Bangkalan</a></strong> saja, yang mencakup <strong><a href="http://1001-madura.com/tk-modern-nulifa">Kec. Kwanyar</a></strong>, Tragah, Labang dan Burneh, ada 80 lebih Calon Legislatif yang mau duduk di DPRD. Padahal kursi yang diperebutkan hanya 8 kursi. Belum lagi daerah-daerah lain, yang tentunya sama dan mengkin lebih banyak.</p>
<p><em>Subhanallah</em>, semua orang sudah tidak ingin menjadi <strong><a href="http://1001-madura.com/orang-madura">orang biasa</a></strong>, yang hidup dengan kesederhaan, bermasyarakat dan duduk sama rendah berdiri sama tinggi. Padahal, tanggung jawab sebagai seorang <strong><a href="http://1001-madura.com/kiyai-madura">Wakil rakyat</a></strong> adalah lebih berat dari pada tanggung jawab menjadi orang biasa. Mereka, para wakil rakyat, tidak hanya bertanggung jawab untuk rakyatnya saja, namun mereka juga bertanggung jawab untuk <strong><a href="http://1001-madura.com/kiyai-madura">profesionalisme</a></strong>.</p>
<p>Bicara tentang sebuah profesiolisme, kalau dulu seorang wakil rakyat memang dipilih dari orang yang benar-benar professional, <strong><a href="http://1001-madura.com/kiyai-madura">tokoh masyarakat</a></strong>, berwibawa dan memang dipilih (benar) oleh masyarakat/rakyat. Namun sekarang, para calon wakil rakyat lahir dari berbagai latar belakang dan tujuan yang berbeda-beda serta partai politik yang berbeda pula.</p>
<p>Intinya, seorang wakil rakyat yang terpilih semoga bukan hanya hadir, duduk dan mendapatkan gaji, tunjangan, dan lain-lainnya, mereka harus benar-benar menjadi wakil rakyat yang selalu menampung serta menyampikan kehendak rakyatnya.</p>
<p><strong><em>Pernahkah kita membaca sebuah kisah Kholifah Harun Ar-Rasyid yang enggan memakai fasilitas negaranya untuk kepentingan dirinya ? </em></strong></p>
<p><em></em></p>
<div id="attachment_52" class="wp-caption alignleft" style="width: 237px"><em><em><img class="size-medium wp-image-52" title="kursi-panas" src="http://1001-madura.com/wp-content/uploads/2009/03/kursi-panas-227x300.jpg" alt="kursi wakil rakyat" width="227" height="300" /></em></em><p class="wp-caption-text">kursi wakil rakyat</p></div>
<p><em>Akhiron</em>, Semoga para wakil rakyat yang duduk dan akan duduk di bangku DPR dan DPRD menjadi orang terpilih &#8220;<strong><em><a href="http://1001-madura.com/pesantren-al-amien">min khiyarin nas</a></em></strong>&#8221; yang selalu berpihak pada rakyat, umat dan bangsa. Sebagai bentuk dedikasi penuh kepada umat, sehingga gaji dan tunjangan yang didapat oleh para wakil rakyat, benar-benar hasil jerih payah dan nilai profesionalismenya, bukan dari gaji buta.</p>
<p>Dan semoga, dalam menyongsong pesta demokrasi ini, suara rakyat yang notabene adalah penentu duduk tidaknya para wakil-wakil rakyat tersebut, tidak bisa dibeli dan ditukar dengan uang. Sebab jika suara kita dapat dibeli, kita sebagai rakyat jangan terlalu banyak berharap dari DPR dan DPRD yang membeli suara kita, &#8211;secara tidak langsung-mereka akan berkilah &#8221; <em>saya kan sudah membeli suara anda </em>&#8220;.</p>
<p>Biarlah rakyat memilih dan menentukan wakilnya sendiri di DPR dan DPRD. Sesuai dengan keinginan dan kepercayaannya. Sebab kapan lagi kita belajar bebas dan merdeka dalam memilih, kalau bukan  dari sekarang? <em>Wallahu a&#8217;lam</em>.</p>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://1001-madura.com/wakil-rakyat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://1001-madura.com/hello-world</link>
		<comments>http://1001-madura.com/hello-world#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 02:24:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://1001-madura.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="KonaBody"><p>Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!</p>
</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://1001-madura.com/hello-world/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
